TUKIK PENYU LAUT MENETAS DI STASIUN KONSERVASI PENYU RANTAU SIALANG, TN. GUNUNG LEUSER
SHARE

Tapaktuan | Puluhan butir telur Penyu Lekang (Lepidochelys olivea) berhasil menetas di bak tetas semi alami Stasiun Konservasi Penyu Rantau Sialang, Resor Kluet Selatan, SPTN Wilayah II Kluet Selatan, BPTN Wilayah I Tapaktuan, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser pada Kamis (5/2/2026).

Petugas Stasiun Konservasi Penyu Rantau Sialang, M. Basir, menjelaskan bahwa sebanyak 101 butir telur yang dieramkan, berhasil menetas yaitu sebanyak 27 ekor dengan kondisi sehat. Sedangkan sisanya dinyatakan gagal netas. Lanjutnya, telur Penyu Lekang atau Penyu Abu - abu ini di peroleh secara sukarela dari masyarakat pencari lalar dan melalui hasil kegiatan patroli malam yang dilakukan petugas di sepanjang pantai kawasan pungkasnya.

"Berdasarkan data IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources), Penyu Abu - abu atau nama lainnya adalah Penyu Lekang termasuk dalam daftar Apendix I Convention on International Trade in Endangered Species (CITES) of Wild Fauna and Floura, termasuk jenis satwa liar yang terancam punah keberadaannya di alam dan di larang keras dalam segala bentuk perdagangan internasional".

Tulisan: Efa Wahyuni
 

Artikel Terkait

19 Nov 2022
955 kali
Kemitraan Konservasi: Upaya TNGL dalam Pemulihan Ekosistem Hutan di Indonesia
(Banda Aceh, November 2022) Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) bersama Simpul Indonesia...
#Berita
by Muhammad Ali Syahputra
19 Nov 2022
778 kali
Petugas TN Gunung Leuser Jemput Trenggiling di Kantor Komisi Independen Pemilihan Aceh Selatan
Tapaktuan) Seekor Trenggiling (Manis javanica) masuk ke lingkungan Kantor Independen Pemilihan (KIP)...
#Berita
by Muhammad Ali Syahputra
30 Jan 2023
553 kali
Upaya Konservasi Keluarkan TRHS dari Daftar Warisan Dunia Dalam Bahaya, Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO Kunjungi TNGL
Pada tahun 2004, UNESCO menetapkan 3 (tiga) Taman Nasional (TN) di Pulau Sumatra, TN Gunung Leuser,...
#Berita
by Administrator